Ruanginspirasimu.com – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memperkuat komitmennya untuk menghadirkan hasil riset yang berdampak langsung bagi masyarakat melalui penerapan teknologi pengelolaan sampah di Kalurahan Caturharjo, Yogyakarta. Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah Incinerator Pintar, teknologi pembakar sampah yang dilengkapi sistem pemantauan emisi berbasis Internet of Things (IoT).
Inovasi tersebut diperkenalkan dalam kegiatan soft launching dan serah terima teknologi Incinerator Sampah dan Deteksi Emisi Gas Berbasis IoT yang berlangsung pada Ahad (30/8/2026) di Kalurahan Caturharjo.
Incinerator Pintar merupakan bagian dari hasil Hibah LPDP dan Program Ekosistem Hidup Berbasis Sains dan Teknologi (BESTARI) Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Program ini mengusung implementasi teknologi pengelolaan sampah terpadu di rumah kumpul sampah, yang dilengkapi aplikasi deteksi emisi gas berbahaya dan low-cost vision method berbasis IoT.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua tim penelitian sekaligus pimpinan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UAD, Prof. Ir. Anton Yudhana, S.T., M.T., Ph.D. mengatakan kolaborasi antara UAD dan masyarakat Caturharjo bukanlah kerja sama yang baru dimulai. Tuturnya, kedua pihak telah membangun kolaborasi selama empat tahun.
“UAD dan Caturharjo telah berkolaborasi sejak empat tahun. UAD memiliki tanggung jawab bahwa kampus harus bermanfaat untuk kampung,” ujar Prof. Anton dalam sambutannya.
Menurut dia, keberadaan perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan penelitian dan publikasi ilmiah. Pengetahuan dan inovasi yang dihasilkan kampus harus dapat diterjemahkan menjadi solusi yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Penulis : Humas LPPM UAD
Editor : Inspirator
Sumber Berita : Tim LPPM UAD
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya





















