Caturharjo dan UAD akan semakin Mandiri dalam Membangun Ekosistem Pengelolaan Sampah
Lurah Caturharjo, H. Wasdiyanto, S.Si, serta sejumlah tokoh dan unsur masyarakat, termasuk Panewu Pandak di Kabupaten Bantul Nanang Dwi Atmoko, S.Sos, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa penerapan teknologi pengelolaan sampah tidak hanya menjadi agenda perguruan tinggi, tetapi mulai dibangun sebagai gerakan bersama di tingkat masyarakat.
Serah terima teknologi ini menandai babak baru kolaborasi UAD dan Caturharjo dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang memadukan pengetahuan masyarakat dengan teknologi hasil penelitian perguruan tinggi.
Dokumen resmi kegiatan mencatat serah terima Teknologi Incinerator Sampah dan Deteksi Emisi Gas Berbasis IoT dilaksanakan di Yogyakarta pada 30 Agustus 2026, dengan Nomor Kontrak 052.A/DST/D.D4/AL.04.03/2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih dari sekadar memperkenalkan sebuah mesin, inovasi ini diharapkan menjadi model bagaimana perguruan tinggi dapat hadir bersama masyarakat untuk menyelesaikan persoalan lingkungan dari sumbernya.
Dari Caturharjo, riset kampus didorong untuk bergerak keluar dari laboratorium menuju ruang kehidupan masyarakat menjadikan teknologi bukan sekadar produk penelitian, tetapi bagian dari ekosistem baru pengelolaan sampah yang lebih mandiri, terukur, dan berkelanjutan.
Penulis : Humas LPPM UAD
Editor : Inspirator
Sumber Berita : Tim LPPM UAD





















