Mengubah Self-Talk Negatif Menjadi Positif
Salah satu bahan bakar terbesar overthinking adalah suara kecil dalam kepala kita sendiri,
yang sering kali lebih kejam daripada kritik orang lain.
Self-talk negatif bisa muncul dalam bentuk kalimat seperti, “Aku tidak cukup baik,” atau “Pasti semua akan salah.”
Kabar baiknya, suara itu bisa diubah.
Latihan sederhana yang bisa kamu coba adalah memberi respon dengan kalimat yang lebih sehat.
Alih-alih berkata, “Aku tidak mampu,” kamu bisa menggantinya dengan, “Aku sedang belajar, dan setiap langkah membuatku lebih mampu.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Self-talk positif bukan sekadar menghibur diri,
melainkan membangun ulang narasi yang lebih realistis dan suportif.
Bayangkan jika kamu punya seorang sahabat yang terus mendukungmu dalam setiap situasi.
Dengan self-talk positif, sahabat itu ada di dalam dirimu sendiri.
Langkah berikutnya yang bisa kamu coba dalam mengatasi situasi overthinking,
adalah dengan melatih Gratitude, menemukan tenang dalam rasa syukur.
Overthinking sering terjadi karena fokus kita terjebak pada hal-hal yang kurang, salah,
atau kemungkinan buruk yang belum tentu terjadi.
Untuk menyeimbanginya, melatih rasa syukur atau gratitude adalah cara ampuh yang banyak dibuktikan penelitian psikologi.
Melatih gratitude bisa dilakukan dengan sederhana, misalnya menulis tiga hal yang kamu syukuri setiap malam.
Tidak harus besar, bisa sesederhana udara segar yang kamu hirup pagi ini,
senyum orang terdekat, atau kesempatan belajar hal baru.
Dengan menggeser perhatian pada hal-hal yang sudah kamu miliki, pikiranmu perlahan akan lebih damai.
Gratitude membuat kita menyadari bahwa hidup tidak hanya tentang apa yang salah,
tapi juga tentang apa yang sudah berjalan baik. Dan dari kesadaran itu, energi positif akan tumbuh.
Sumber Berita : Diolah Dari Berbagai Sumber
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya





















