PENTING DISIMAK, JADWAL SIDANG ISBAT RAMADHAN

Minggu, 10 Maret 2024 - 02:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Image by freepik

Image by freepik

Rukyat:
Rukyat adalah aktivitas mengamati penampakan hilal, yaitu penampakan bulan sabit pertama kali setelah terjadinya ijtimak (konjungsi). Pengamatan ini dapat dilakukan dengan mata telanjang atau dengan bantuan alat optik seperti teleskop. Pengamatan ini biasanya dilakukan setelah Matahari terbenam.

Sejarah Rukyat:
Rukyat telah digunakan sejak zaman Rasulullah masih hidup.

Mengapa Rukyat dilakukan setelah Matahari terbenam?
Hilal hanya tampak setelah Matahari terbenam (maghrib) karena beberapa alasan:
Intensitas cahaya hilal sangat redup dibandingkan dengan cahaya Matahari.
Ukuran hilal sangat tipis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun begitu, hilal tidak selalu terlihat. Jika waktu antara ijtimak dan terbenamnya Matahari terlalu singkat, secara ilmiah hilal mustahil terlihat. Hal ini disebabkan oleh iluminasi cahaya Bulan yang masih terlalu suram dibandingkan dengan “cahaya langit” di sekitarnya.

Kriteria Danjon:
Seperti yang tertulis di Wikipedia, Menurut Kriteria Danjon (1932, 1936), hilal dapat terlihat tanpa alat bantu jika minimal jarak sudut (arc of light) antara Bulan dan Matahari sebesar 7 derajat.

Rukyat Modern:
Saat ini, rukyat juga dilakukan dengan menggunakan peralatan canggih seperti teleskop yang dilengkapi CCD Imaging.

BACA JUGA  Regulasi Emosi, Keterampilan Dasar yang Banyak Diabaikan

Apa yang terjadi jika hilal terlihat?
Jika hilal terlihat, maka pada petang (maghrib) waktu setempat telah memasuki bulan (kalender) baru Hijriah.

Apa yang terjadi jika hilal tidak terlihat?
Jika hilal tidak terlihat, maka awal bulan ditetapkan mulai maghrib hari berikutnya.

Berita Terkait

UAD dan Kalurahan Caturharjo Kolaborasikan Teknologi Pengelolaan Sampah Berbasis IoT melalui Program BESTARI SAINTEK
Hormon Kebahagiaan, Yang Mengatur Mood, Motivasi, dan Ikatan Sosial Kamu
Mengenal Tubuh Manusia, Robot Biologis dengan Kecerdasan Super
Berita Pers – FILKOM UB Berkolaborasi dengan PKBM PPI Taiwan dan UNIMIG Taiwan, Tingkatkan Literasi AI bagi PMI dengan Dukungan KDEI Taipei
Emotional Intelligence vs Emotional Fitness, Mana yang Lebih Penting untuk Kariermu?
Regulasi Emosi vs Kecerdasan Emosional, Mana yang Lebih Menentukan Kesuksesan?
Regulasi Emosi, Keterampilan Dasar yang Banyak Diabaikan
Emotional Resilience, Keterampilan Hidup Terpenting di Era Digital

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:14 WIB

UAD dan Kalurahan Caturharjo Kolaborasikan Teknologi Pengelolaan Sampah Berbasis IoT melalui Program BESTARI SAINTEK

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:15 WIB

Hormon Kebahagiaan, Yang Mengatur Mood, Motivasi, dan Ikatan Sosial Kamu

Senin, 5 Januari 2026 - 14:14 WIB

Mengenal Tubuh Manusia, Robot Biologis dengan Kecerdasan Super

Rabu, 10 Desember 2025 - 15:15 WIB

Berita Pers – FILKOM UB Berkolaborasi dengan PKBM PPI Taiwan dan UNIMIG Taiwan, Tingkatkan Literasi AI bagi PMI dengan Dukungan KDEI Taipei

Kamis, 4 Desember 2025 - 09:09 WIB

Emotional Intelligence vs Emotional Fitness, Mana yang Lebih Penting untuk Kariermu?

Berita Terbaru

Tubuh Manusia adalah Robot Super Biologis

Pendidikan

Mengenal Tubuh Manusia, Robot Biologis dengan Kecerdasan Super

Senin, 5 Jan 2026 - 14:14 WIB