Cara Mengajarkan Regulasi Emosi pada Anak dari sudut pandang Parenting
Anak-anak tidak lahir dengan kemampuan mengatur emosi.
Mereka belajar dari orang tua.
Ketika orang tua, sering marah, sering menekan emosi,
sulit berbicara dengan tenang, mengkritik tanpa berempati,
anak mempelajari bahwa begitu cara menghadapi emosi.
Sebaliknya, ketika orang tua, menunjukkan cara tenang menghadapi konflik,
memberi nama pada emosi anak, mendengarkan tanpa menghakimi,
membantu anak menenangkan diri, anak belajar regulasi emosi secara alami.
Nah, sebagai orang tua, kamu bisa mencoba Tips Parenting yang Efektif ini,
Selalu mencoba untuk membantu anak mengelola emosinya dengan melakukan Validasi Emosi pada Anak,
Kamu bisa menggunakan kalimat sederhana, seperti,
“Kamu sedih ya?”
“Aku paham kamu kecewa.”
“Marah itu boleh, tapi kita harus tetap berbicara dengan baik.”
Karena dengan mendapatkan validasi itu bisa membuat anak merasa aman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Cobalah untuk mengajarkan anak memahami Teknik Napas ketika mereka emosi,
Latihan napas sangat efektif ketika anak sedang tantrum,
mengalami perasaan takut dan gelisah, hingga ketika mereka emosi sampai mmenangis histeris.
Orang tua bisa mengajak anak meniup “lilin imajiner”.
Ketiga adalah gunakan Bahasa Tubuh yang Tenang,
Anak meniru gestur lebih cepat daripada kata-kata.
Wajah tenang dikombinasikan dengan suara rendah, maka emosi anak akan bisa ikut menjadi stabil.
Keempat, Cobalah untuk mengajarkan Emotional Vocabulary,
Anak yang mampu memberi nama emosi lebih mudah mengaturnya.
Ajari kata-kata, tentang emosi seperti rasa kesal, kecewa, frustrasi,
malu, cemas, gugup.
Semakin kaya bahasa emosi seorang anak, semakin kuat regulasi emosinya.
Bagaimana Dampak Jangka Panjang pada Anak
Anak dengan regulasi emosi yang kuat cenderung menjadi lebih percaya diri,
lebih tahan terhadap bullying, lebih fokus dalam belajar,
lebih mudah bersosialisasi, lebih siap memasuki dunia kerja.
Regulasi emosi adalah hadiah terbaik yang bisa diberikan orang tua.
Sumber Berita : Diolah Dari Berbagai Sumber





















