Bagaimana Teknik Regulasi Emosi yang Efektif (Psikologi dan Mudah dalam Praktik Sehari-hari)
Teknik regulasi emosi yang didukung teori psikologi yang umum,
Mereka sederhana, tetapi sangat kuat jika dilakukan konsisten.
Lakukan Grounding (Kembalikan Kesadaran ke Tubuh),
Grounding membantu kamu “kembali ke sini dan sekarang”.
Teknik simpelnya, kamu bisa mencoba dengan 5-4-3-2-1 Method,
yaitu dengan menyebutkan 5 hal yang kamu lihat,
4 hal yang bisa kamu sentuh,
3 hal yang kamu dengar,
2 hal yang bisa kamu cium,
1 hal yang bisa kamu rasakan dalam tubuh.
Teknik ini sangat efektif untuk meredakan kecemasan atau emosi intens.
Berikutnya Lakukan Deep Breathing (Latihan Pernapasan Perlahan),
Gerak napas menenangkan otak lebih cepat daripada nasihat apa pun.
Coba “4–6 Breathing”, tarik napas 4 detik, buang 6 detik.
Buang napas yang lebih panjang memberi sinyal “aku aman” pada sistem saraf.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Teknik ketiga adalah Emotional Naming atau Labeling (Memberi Nama Emosi),
Ini sesuatu yang unik, dalam neuroscience, hanya dengan menyebutkan nama emosi, intensitasnya bisa menurun.
Contoh sederhananya,
“Aku sedang cemas.”
“Aku merasa kecewa.”
“Aku merasa takut gagal.”
Menamai emosi menciptakan jarak antara “dirimu” dan “perasaanmu”.
Teknik menarik lainnya, kamu bisa coba dengan Mini CBT Reframing,
apa itu CBT (Cognitive Behaviour Technique),
Pertanyaan terbaik untuk menenangkan emosi,
Apa buktinya pikiran ini benar?
Apakah ada cara lain melihat situasi ini?
Apakah aku melebih-lebihkan?
Apa hal kecil yang bisa aku lakukan sekarang?
CBT membantu pikiranmu lebih rasional dan tidak dramatis.
Teknik terakhir yang bisa kamu coba, dengan melakukan Take a Pause (Berhenti 10 Detik),
Saat emosi memuncak, berhenti sejenak sebelum merespons.
Hitung 1 sampai 10
Tarik napas 2 kali, baru putuskan mau berkata atau bertindak apa.
Ini sangat efektif saat, sedang bertengkar, sedang stres di kantor, sedang menghadapi anak yang tantrum.
Sumber Berita : Diolah Dari Berbagai Sumber





















