Regulasi Emosi, Keterampilan Dasar yang Banyak Diabaikan

Rabu, 26 November 2025 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Regulasi Emosi Teknik dasar Mengatur Emosi

Regulasi Emosi Teknik dasar Mengatur Emosi

Bagaimana Teknik Regulasi Emosi yang Efektif (Psikologi dan Mudah dalam Praktik Sehari-hari)

Teknik regulasi emosi yang didukung teori psikologi yang umum,
Mereka sederhana, tetapi sangat kuat jika dilakukan konsisten.

Lakukan Grounding (Kembalikan Kesadaran ke Tubuh),
Grounding membantu kamu “kembali ke sini dan sekarang”.
Teknik simpelnya, kamu bisa mencoba dengan 5-4-3-2-1 Method,
yaitu dengan menyebutkan 5 hal yang kamu lihat,
4 hal yang bisa kamu sentuh,
3 hal yang kamu dengar,
2 hal yang bisa kamu cium,
1 hal yang bisa kamu rasakan dalam tubuh.
Teknik ini sangat efektif untuk meredakan kecemasan atau emosi intens.

Berikutnya Lakukan Deep Breathing (Latihan Pernapasan Perlahan),
Gerak napas menenangkan otak lebih cepat daripada nasihat apa pun.
Coba “4–6 Breathing”, tarik napas 4 detik, buang 6 detik.
Buang napas yang lebih panjang memberi sinyal “aku aman” pada sistem saraf.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Teknik ketiga adalah Emotional Naming atau Labeling (Memberi Nama Emosi),
Ini sesuatu yang unik, dalam neuroscience, hanya dengan menyebutkan nama emosi, intensitasnya bisa menurun.
Contoh sederhananya,
“Aku sedang cemas.”
“Aku merasa kecewa.”
“Aku merasa takut gagal.”
Menamai emosi menciptakan jarak antara “dirimu” dan “perasaanmu”.

Teknik menarik lainnya, kamu bisa coba dengan Mini CBT Reframing,
apa itu CBT (Cognitive Behaviour Technique),
Pertanyaan terbaik untuk menenangkan emosi,
Apa buktinya pikiran ini benar?
Apakah ada cara lain melihat situasi ini?
Apakah aku melebih-lebihkan?
Apa hal kecil yang bisa aku lakukan sekarang?
CBT membantu pikiranmu lebih rasional dan tidak dramatis.

Teknik terakhir yang bisa kamu coba, dengan melakukan Take a Pause (Berhenti 10 Detik),
Saat emosi memuncak, berhenti sejenak sebelum merespons.
Hitung 1 sampai 10
Tarik napas 2 kali, baru putuskan mau berkata atau bertindak apa.

BACA JUGA  Tingkatan Pramuka, Menjelajahi Petualangan dan Kegiatannya

Ini sangat efektif saat, sedang bertengkar, sedang stres di kantor, sedang menghadapi anak yang tantrum.

Sumber Berita : Diolah Dari Berbagai Sumber

Berita Terkait

UAD dan Kalurahan Caturharjo Kolaborasikan Teknologi Pengelolaan Sampah Berbasis IoT melalui Program BESTARI SAINTEK
Hormon Kebahagiaan, Yang Mengatur Mood, Motivasi, dan Ikatan Sosial Kamu
Mengenal Tubuh Manusia, Robot Biologis dengan Kecerdasan Super
Berita Pers – FILKOM UB Berkolaborasi dengan PKBM PPI Taiwan dan UNIMIG Taiwan, Tingkatkan Literasi AI bagi PMI dengan Dukungan KDEI Taipei
Emotional Climate dalam Organisasi, Cara Emosi Kolektif Mempengaruhi Kinerja Tim
Kecerdasan Emosional dalam Organisasi
Emotional Intelligence vs Emotional Fitness, Mana yang Lebih Penting untuk Kariermu?
Mengapa Emotional Fitness Menjadi Keterampilan Paling Dicari di Dunia Kerja Modern

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:14 WIB

UAD dan Kalurahan Caturharjo Kolaborasikan Teknologi Pengelolaan Sampah Berbasis IoT melalui Program BESTARI SAINTEK

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:15 WIB

Hormon Kebahagiaan, Yang Mengatur Mood, Motivasi, dan Ikatan Sosial Kamu

Senin, 5 Januari 2026 - 14:14 WIB

Mengenal Tubuh Manusia, Robot Biologis dengan Kecerdasan Super

Rabu, 10 Desember 2025 - 15:15 WIB

Berita Pers – FILKOM UB Berkolaborasi dengan PKBM PPI Taiwan dan UNIMIG Taiwan, Tingkatkan Literasi AI bagi PMI dengan Dukungan KDEI Taipei

Jumat, 5 Desember 2025 - 10:10 WIB

Kecerdasan Emosional dalam Organisasi

Berita Terbaru

Tubuh Manusia adalah Robot Super Biologis

Pendidikan

Mengenal Tubuh Manusia, Robot Biologis dengan Kecerdasan Super

Senin, 5 Jan 2026 - 14:14 WIB