Kesalahpahaman tentang Batas diri atau Personal Boundaries di Dunia Kerja
Ada beberapa mitos yang sering membuat orang takut membuat batasan diri atau Personal Boundaries,
Mitos pertama, “Kalau aku menolak, aku dianggap malas,” Padahal menolak menunjukkan kamu tahu prioritas.
Kedua, “Kalau aku batasi jam kerja, aku tidak terlihat komit,” Komitmen itu tentang kualitas, bukan sekadar jam panjang.
Mitos ketiga, “Kalau aku bilang tidak, relasi kerja akan rusak,” Faktanya, orang profesional menghargai kejelasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dan yang terakhir, Mitos keempat, yaitu “Jawab cepat = produktif,” Padahal Tidak selalu, Sering kali jawab cepat justru memecah fokus.
Bagaimana sebaiknya Cara Elegan Membangun Personal Boundaries Tanpa Menyinggung Orang atau rekan kerja di kantor?
Sekarang mari bahas cara praktis dan halus untuk menetapkan batas di lingkungan kerjamu,
Ada 6 Langkah sederhana yang bisa kamu coba praktekan,
Pertama,
Komunikasikan Kapasitas dengan Asertif, Bukan Defensif
Contoh kalimat:
“Saat ini aku sedang mengerjakan A. Aku bisa mulai B besok pagi.”
“Aku bisa bantu, tapi perlu tambahan waktu.”
“Aku butuh prioritas mana yang harus didahulukan.”
Asertif artinya jelas tanpa emosi berlebihan.
Kedua, Beri Alasan Singkat, Tidak Bertele-tele,
Kadang Orang lain tidak membutuhkan penjelasan panjang dari kamu,
Cukup dengan penjelasan singkat dan jelas, seperti,
“Aku sedang full hari ini.”
“Ada tugas sebelumnya yang perlu aku selesaikan.”
“Aku sedang fokus hal penting.”
Penjelasan-penjelasan seperti itu terlihat sederhana, tapi tegas.
Sumber Berita : Diolah Dari Berbagai Sumber
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya





















