Bagaimana membedakan boundaries sehat dan boundaries berlebihan?
Hal ini penting, karena tanpa penjelasan anak bisa salah memahami.
Personal Boundaries yang sehat itu sama dengan usaha untuk melindungi diri.
Dengan tetap sopan, menjaga kenyamanan, menghargai orang lain.
Sedangkan Boundaries berlebihan itu tidak sama dengan mengontrol orang lain,
aktifitas seperti melarang, memaksa, menuntut dan mengisolasi diri.
Bagaimana solusi terbaik untuk orang tua,
Langkah sederhananya,
mulailah dengan mengajarkan anak 3 pertanyaan reflektif,
“Batas ini melindungi diriku?”
“Batas ini menyakiti orang lain?”
“Batas ini membuat hubungan lebih sehat?”
Jika jawabannya tiga-tiganya “ya”, batas itu sehat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bagaimana membantu anak keluar dari Personal Boundaries yang tidak sehat?
Contoh boundaries yang tidak baik baik saja atau tidak sehat,
Jika seorang anak terlalu menjadi penurut, keras kepala, mudah dimanfaatkan, terlalu takut berkonflik
hingga menjadi terlalu menutup diri.
Solusi psikologis yang bisa orang tua terapkan,
Gunakan 3 pendekatan,
1. Berikan Emotional Awareness kepada Anak,
Bantulah anak mengenali emosinya,
bagiamana emosi marah, sedih, takut, lelah, bingung.
2. Selalu Lakukan Self-Check Dialog
Tanyakan:,
“Kamu capek?”
“Kamu nyaman?”
“Kamu mau atau tidak?”
3. Gunakan Teknik STOP (terapi mindfulness):
S — Stop
T — Take a breath
O — Observe feeling
P — Proceed with clarity
Ini membantu anak membangun kontrol diri.
Sumber Berita : Diolah Dari Berbagai Sumber
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya





















