Pertanyaan Terbesar Orang Tua Tentang Personal Boundaries Anak dan Cara Mendampinginya

Rabu, 12 November 2025 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Orang Tua Berdiskusi dengan Ahli Parenting tentang Solusi Menjaga Personal Boundaries pada Anak

Ilustrasi Orang Tua Berdiskusi dengan Ahli Parenting tentang Solusi Menjaga Personal Boundaries pada Anak

Jika Anak saya terlalu ‘nggak enakan’. Bagaimana mengatasinya??

Ini salah satu kekhawatiran terbesar orang tua.
Banyak anak tumbuh menjadi people pleaser kecil karena pola asuh yang mengajarkan,
“Anak yang baik itu yang penurut.”
“Jangan bikin orang kecewa.”
“Harus berbagi meski kamu tidak mau.”

Bagaimana kondisi itu bisa mempengaruhi perkembangan anak termasuk personal boundariesnya,
begini penjelasan psikologinya,
sebagai orang tua, kita harus memahami,
bahwa Anak tidak lahir dengan rasa “nggak enakan”.
Perasaan itu dipelajari dari respon orang tua dan lingkungan.
Saat anak dipaksa berbagi, dipaksa bersalaman, dipaksa patuh,
otaknya belajar bahwa kenyamanan diri tidak penting.
Lama-lama anak kehilangan kemampuan membela dirinya.

Jika anak sudah terlanjur berada pada situasi tersebut,
sebagai orang tua tidak perlu khawatir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Cobalah mulai mengajarkan anak dengan kalimat boundaries sederhana ini,
“Aku tidak mau.”
“Aku belum nyaman.”
“Aku ingin sendiri dulu.”

Dan usahakan untuk memberi pujian sederhana seperti,
“Kamu hebat karena jujur dengan perasaanmu.”
Itu akan membangun self-esteem anak secara alami.

Bagaimana saya mengajarkan anak menghargai boundaries orang lain?

Ini lucu tapi nyata,
Banyak orang tua ingin anak menghargai batas orang lain,
padahal mereka sendiri sering melanggar batas anaknya.

Psikologi menyebut ini modeling,
bahwa anak pada dasarnya pasti akan meniru apa yang orang tua lakukan, bukan apa yang orang tua ucapkan.

Sebagai orang tua, cobalah untuk menerapkan prinsip,
Menghormati boundaries anak itu sama dengan mengajari Anak untuk belajar menghormati boundaries orang lain.

Cara praktis yang bisa dilakukan sebagai orang tua,
Ketuk pintu sebelum masuk kamar anak,
Jangan membaca buku harian atau pesan pribadinya,
Jangan memaksa anak cerita saat sedang lelah,
Tanyakan izin sebelum memindahkan barang miliknya,
Saat orang tua memberikan contoh, anak mengikuti secara natural.

BACA JUGA  Manfaat Menikmati Teh Herbal dan Membaca Sebelum Tidur

Sumber Berita : Diolah Dari Berbagai Sumber

Berita Terkait

UAD dan Kalurahan Caturharjo Kolaborasikan Teknologi Pengelolaan Sampah Berbasis IoT melalui Program BESTARI SAINTEK
Hormon Kebahagiaan, Yang Mengatur Mood, Motivasi, dan Ikatan Sosial Kamu
Mengenal Tubuh Manusia, Robot Biologis dengan Kecerdasan Super
Berita Pers – FILKOM UB Berkolaborasi dengan PKBM PPI Taiwan dan UNIMIG Taiwan, Tingkatkan Literasi AI bagi PMI dengan Dukungan KDEI Taipei
Emotional Climate dalam Organisasi, Cara Emosi Kolektif Mempengaruhi Kinerja Tim
Kecerdasan Emosional dalam Organisasi
Emotional Intelligence vs Emotional Fitness, Mana yang Lebih Penting untuk Kariermu?
Mengapa Emotional Fitness Menjadi Keterampilan Paling Dicari di Dunia Kerja Modern

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:14 WIB

UAD dan Kalurahan Caturharjo Kolaborasikan Teknologi Pengelolaan Sampah Berbasis IoT melalui Program BESTARI SAINTEK

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:15 WIB

Hormon Kebahagiaan, Yang Mengatur Mood, Motivasi, dan Ikatan Sosial Kamu

Senin, 5 Januari 2026 - 14:14 WIB

Mengenal Tubuh Manusia, Robot Biologis dengan Kecerdasan Super

Rabu, 10 Desember 2025 - 15:15 WIB

Berita Pers – FILKOM UB Berkolaborasi dengan PKBM PPI Taiwan dan UNIMIG Taiwan, Tingkatkan Literasi AI bagi PMI dengan Dukungan KDEI Taipei

Jumat, 5 Desember 2025 - 10:10 WIB

Kecerdasan Emosional dalam Organisasi

Berita Terbaru

Tubuh Manusia adalah Robot Super Biologis

Pendidikan

Mengenal Tubuh Manusia, Robot Biologis dengan Kecerdasan Super

Senin, 5 Jan 2026 - 14:14 WIB