Mengapa Sulit Membuat Personal Boundaries? Simak Penjelasan Psikologisnya

Selasa, 11 November 2025 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Menjaga Personal Boundaries dari Sudut Pandang Psikologi

Ilustrasi Menjaga Personal Boundaries dari Sudut Pandang Psikologi

Kesalahan Memahami Konsep ‘Baik’ dalam Budaya Kita

Dalam banyak budaya Asia,
termasuk Indonesia, “baik” sering disamakan dengan patuh, tunduk, membantu tanpa batas,
hingga tidak bisa menolak permintaan dan selalu ada untuk orang lain.

Sayangnya, definisi ini berbahaya.

Psikologi menyebutnya toxic niceness.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika kamu selalu berusaha jadi “orang baik versi semua orang”, kamu berhenti menjadi dirimu sendiri.
Boundaries bukan tindakan tidak sopan.
Boundaries adalah tindakan menghormati diri sendiri.

Psikologi menjelaskan bahwa boundaries lahir dari nilai hidup, prioritas, kapasitas, tujuan,
hingga keadaan mental dan emosi yang dipahami.

Jika seseorang tidak mengenal dirinya, boundaries jadi kabur.
Kamu mungkin merasa,
“Aku bingung kenapa aku merasa keberatan.”
“Aku tidak tahu batasanku apa.”
“Aku selalu bilang ‘iya’ dulu, menyesal belakangan.”

Masalahnya bukan pada kemampuanmu, tetapi pada self-awareness yang belum dibangun.

BACA JUGA  Menarik, Seni Melukis di Daun, Pilihan Hobi Produktif dan Kreatif

Sumber Berita : Diolah Dari Berbagai Sumber

Berita Terkait

UAD dan Kalurahan Caturharjo Kolaborasikan Teknologi Pengelolaan Sampah Berbasis IoT melalui Program BESTARI SAINTEK
Hormon Kebahagiaan, Yang Mengatur Mood, Motivasi, dan Ikatan Sosial Kamu
Mengenal Tubuh Manusia, Robot Biologis dengan Kecerdasan Super
Emotional Climate dalam Organisasi, Cara Emosi Kolektif Mempengaruhi Kinerja Tim
Kecerdasan Emosional dalam Organisasi
Emotional Intelligence vs Emotional Fitness, Mana yang Lebih Penting untuk Kariermu?
Mengapa Emotional Fitness Menjadi Keterampilan Paling Dicari di Dunia Kerja Modern
Emotional Fitness Kunci Kesuksesan di Dunia Kerja Modern

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:14 WIB

UAD dan Kalurahan Caturharjo Kolaborasikan Teknologi Pengelolaan Sampah Berbasis IoT melalui Program BESTARI SAINTEK

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:15 WIB

Hormon Kebahagiaan, Yang Mengatur Mood, Motivasi, dan Ikatan Sosial Kamu

Senin, 5 Januari 2026 - 14:14 WIB

Mengenal Tubuh Manusia, Robot Biologis dengan Kecerdasan Super

Jumat, 5 Desember 2025 - 10:10 WIB

Kecerdasan Emosional dalam Organisasi

Kamis, 4 Desember 2025 - 09:09 WIB

Emotional Intelligence vs Emotional Fitness, Mana yang Lebih Penting untuk Kariermu?

Berita Terbaru

Tubuh Manusia adalah Robot Super Biologis

Pendidikan

Mengenal Tubuh Manusia, Robot Biologis dengan Kecerdasan Super

Senin, 5 Jan 2026 - 14:14 WIB