Mendengarkan dengan Penuh Perhatian
Empati berkembang ketika anak merasa didengar dan dipahami.
Luangkan waktu untuk benar-benar mendengarkan cerita,
dan masalah anakmu tanpa menghakimi.
Ketika mereka merasa bahwa perasaan mereka dihargai,
mereka akan belajar untuk melakukan hal yang sama terhadap orang lain.
Ketika anakmu bercerita tentang teman yang sedang sedih,
tanyakan bagaimana menurut mereka perasaan temannya,
dan apa yang bisa mereka lakukan untuk membantu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan cara ini,
anak belajar melihat dunia dari sudut pandang orang lain.
Menunjukkan Perasaan
Anak-anak perlu tahu bahwa merasakan berbagai emosi adalah hal yang normal.
Kadang-kadang,
kita cenderung melindungi anak-anak dari perasaan negatif seperti sedih atau marah.
Padahal,
dengan mengenalkan mereka pada berbagai emosi,
anak akan belajar mengenali dan memahami perasaan orang lain.
Cobalah untuk tidak menutup-nutupi emosimu sendiri.
Jika kamu merasa sedih atau bahagia,
ceritakan kepada anakmu bagaimana perasaan itu dan bagaimana kamu menghadapinya.
Menjaga Kepekaan Terhadap Orang Lain
Kepekaan terhadap perasaan orang lain adalah inti dari empati.
Sebagai orang tua atau pendidik,
kita bisa mengajarkan anak untuk peka terhadap isyarat non-verbal,
seperti ekspresi wajah dan bahasa tubuh.
Ajarkan anak,
untuk memperhatikan tanda-tanda ini saat berinteraksi,
dengan teman atau keluarganya.
Misalnya,
jika seorang teman terlihat sedih,
tanyakan kepada anakmu,
apa yang mungkin membuat temannya merasa seperti itu,
dan bagaimana mereka bisa membantu.
Sumber Berita : Diolah Dari Berbagai Sumber
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya





















