Menelusuri Mekanisme Penetapan UKT di PTN, Antara Kejelasan dan Kontroversi

Kamis, 16 Mei 2024 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi UKT PTN di Indonesia,
Image by pch.vector on Freepik

Ilustrasi UKT PTN di Indonesia, Image by pch.vector on Freepik

Perbandingan UKT, Dampak Positif dan Negatif

Sebelum penerapan sistem UKT di tahun 2013, PTN menggunakan sistem SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan) yang besarannya bervariasi.
Penerapan UKT di PTN ini berdasarkan Surat Edaran Dirjen Dikti Nomor 237/E/T/2013 tentang Uang Kuliah Tunggal pada Perguruan Tinggi Negeri.

Penerapan UKT memiliki beberapa dampak positif, yaitu:

Meningkatkan Kualitas Pendidikan:
Dana dari UKT digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, seperti pembangunan infrastruktur, pemenuhan sarana prasarana, dan peningkatan kesejahteraan dosen dan staf.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meningkatkan Kesadaran Mahasiswa:
Sistem UKT mendorong mahasiswa untuk lebih bertanggung jawab terhadap pendidikannya dan berusaha untuk menyelesaikan studinya tepat waktu.

Namun, tak dapat dipungkiri bahwa UKT juga memiliki dampak negatif, yaitu:

Membebani Mahasiswa dan Orang Tua:
Bagi keluarga kurang mampu, UKT dapat menjadi beban finansial yang berat dan bahkan dapat membuat mereka putus sekolah.

Meningkatnya Kesenjangan Sosial:
Kenaikan UKT dapat memperparah kesenjangan sosial di masyarakat, di mana hanya anak-anak dari keluarga kaya yang dapat mengakses pendidikan tinggi berkualitas.

BACA JUGA  Apa yang Sebenarnya Terjadi Saat Kita Merasa Lapar? Memahami Sinyal Tubuh dengan Lebih Bijak

Sumber Berita : GeminiAI

Berita Terkait

Hormon Kebahagiaan, Yang Mengatur Mood, Motivasi, dan Ikatan Sosial Kamu
Mengenal Tubuh Manusia, Robot Biologis dengan Kecerdasan Super
Berita Pers – FILKOM UB Berkolaborasi dengan PKBM PPI Taiwan dan UNIMIG Taiwan, Tingkatkan Literasi AI bagi PMI dengan Dukungan KDEI Taipei
Emotional Intelligence vs Emotional Fitness, Mana yang Lebih Penting untuk Kariermu?
Regulasi Emosi vs Kecerdasan Emosional, Mana yang Lebih Menentukan Kesuksesan?
Regulasi Emosi, Keterampilan Dasar yang Banyak Diabaikan
Emotional Resilience, Keterampilan Hidup Terpenting di Era Digital
Self Improvement vs Self Development, Mana yang Lebih Berpengaruh untuk Kariermu?

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:15 WIB

Hormon Kebahagiaan, Yang Mengatur Mood, Motivasi, dan Ikatan Sosial Kamu

Senin, 5 Januari 2026 - 14:14 WIB

Mengenal Tubuh Manusia, Robot Biologis dengan Kecerdasan Super

Rabu, 10 Desember 2025 - 15:15 WIB

Berita Pers – FILKOM UB Berkolaborasi dengan PKBM PPI Taiwan dan UNIMIG Taiwan, Tingkatkan Literasi AI bagi PMI dengan Dukungan KDEI Taipei

Kamis, 4 Desember 2025 - 09:09 WIB

Emotional Intelligence vs Emotional Fitness, Mana yang Lebih Penting untuk Kariermu?

Kamis, 27 November 2025 - 17:17 WIB

Regulasi Emosi vs Kecerdasan Emosional, Mana yang Lebih Menentukan Kesuksesan?

Berita Terbaru

Tubuh Manusia adalah Robot Super Biologis

Pendidikan

Mengenal Tubuh Manusia, Robot Biologis dengan Kecerdasan Super

Senin, 5 Jan 2026 - 14:14 WIB