Kepanduan Nationale Padvinders Organisatie (NPO)
Didirikan: 1913 oleh Dr. C.J. Vaandrager di Bandung
Organisasi Induk: Kolonial Belanda
Tujuan: Melatih pemuda-pemuda Belanda untuk menjadi pemimpin yang cakap dan setia kepada Ratu Belanda
Kegiatan: Kepanduan, baris-berbaris, dan latihan fisik
Tingkatan:
Welpen (7-11 tahun)
Verkenners (12-15 tahun)
Rowans (16-18 tahun)
Pioniers (19-21 tahun)
Motto: “Sempre Siang” (Selalu Siap)
Kepanduan Indonesia (KI)
Didirikan: 1928 oleh Ki Hajar Dewantara
Organisasi Induk: Taman Siswa
Tujuan: Membentuk pemuda-pemuda Indonesia yang berbudi pekerti luhur, mandiri, dan berjiwa nasionalisme
Kegiatan: Kepanduan, kebangsaan, dan kepemimpinan
Tingkatan:
Pramuka Muda (7-11 tahun)
Pramuka Penggalang (11-15 tahun)
Pramuka Penegak (16-19 tahun)
Pramuka Pandega (20-25 tahun)
Motto: “Tut Wuri Handayani” (Di Belakang Memberi Dorongan)
Perbedaan dan Persamaan dari masing-masing Organisasi Kepanduan
Perbedaan:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
HW: Berbasis Islam dan Muhammadiyah
NPO: Berbasis kolonial Belanda
KI: Berbasis nasionalisme dan Taman Siswa
Persamaan:
Ketiganya merupakan organisasi kepanduan
Ketiganya bertujuan untuk membentuk karakter pemuda
Ketiganya memiliki kegiatan yang mirip
HW, NPO, dan KI merupakan organisasi kepanduan yang memiliki sejarah dan tujuan yang berbeda.
Ketiganya memiliki peran penting dalam membentuk karakter pemuda Indonesia di masa lalu.
Ingin Bergabung dengan Pramuka?
Jika kamu ingin bergabung dengan Pramuka, kamu dapat mencari informasi tentang gugus depan Pramuka di daerah kamu. Kamu juga dapat bertanya kepada guru atau teman kamu yang sudah menjadi anggota Pramuka.
SALAM INSPIRASI !!!
Sumber Berita : wikipedia, GeminiAI
Halaman : 1 2





















