Ruanginspirasimu.com – Emotional intelligence (EI) sudah dikenal sejak tahun 1990-an sebagai salah satu soft skill paling penting di dunia kerja. Tetapi dalam lima tahun terakhir, ada satu konsep baru yang muncul sebagai game changer di dunia profesional, emotional fitness. Keduanya sama-sama berkaitan dengan cara kita memahami dan mengelola emosi.
Namun, banyak orang belum menyadari bahwa EI dan emotional fitness itu berbeda.
Dan menariknya, di dunia kerja modern,
emotional fitness lebih menentukan kesuksesan jangka panjang.
Mari kita bahas secara lengkap dan jelas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Apa Perbedaan Emotional Intelligence dan Emotional Fitness ?
Pada dasarnya, cara mudah memahaminya,
bahwa Emotional Intelligence adalah Pengetahuan, Emotional Fitness adalah Kebiasaan,
Ini adalah perbedaan paling mendasar.
Emotional Intelligence (EI) itu adalah tentang kemampuan memahami emosi diri dan orang lain.
EI mencakup self-awareness, empathy, understanding emotion,
reading emotional cues, interpersonal sensitivity.
EI membuatmu tahu tentang,
“Ini emosi apa? Kenapa aku merasakannya? Apa dampaknya?”
Bagaimana dengan Emotional Fitness?
Ini lebih sebagai tindakan nyata, kebiasaan harian, dan kemampuan menghadapi tekanan emosional.
Emotional fitness mencakup,
pengendalian emosi dalam situasi sulit, ketangguhan mental (resilience),
stabilitas emosi, manajemen energi,kemampuan tetap jernih meski tertekan.
Contoh sederhananya, Emotional fitness membuatmu mampu berkata,
“Aku tahu aku marah dan aku tetap memilih respon terbaik.”
Jadi, kita bisa menyimpulkan perbedaan mendasar dari keduanya,
Dimana EI adalah pemahaman, sedangkan Emotional fitness adalah implementasi.
Dan dunia kerja lebih membutuhkan implementasi daripada teori.
Sumber Berita : Diolah Dari Berbagai Sumber
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya






















