Pondasi Emotional Resilience Menurut Psikologi
Resilience bukan sesuatu yang kamu miliki sejak lahir.
Ia adalah keterampilan yang bisa dilatih.
Berikut beberapa pondasi utama menurut psikologi modern,
Yang pertama, Self-Awareness atau Mulai dengan menyadari Apa yang Kamu Rasakan,
Kesalahan banyak orang adalah tidak tahu apa yang sedang terjadi dalam diri mereka.
Situasi tanpa kesadaran diri ini, akan menyebabkan kamu mudah terbawa emosi,
kamu bereaksi impulsif, hingga kamu mengira semua sedang “baik-baik saja”.
Self-awareness adalah fondasi semua perubahan.
Kedua tentang bagaimana Emotional Regulation atau Langkah Mengatur Emosi Tanpa Menekannya,
Ini bukan tentang menahan tangis atau pura-pura tegar.
Regulasi emosi artinya memahami emosi, memberi ruang untuk merasakannya,
meredakan intensitasnya dengan cara sehat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pondasi ketiga adalah tentang Cognitive Reframing atau bagaimana mengubah Cara Kamu Melihat sebuah Masalah,
Jika kamu tak bisa mengubah situasi, kamu bisa mengubah cara memandangnya.
Reframing ini akan sangat membantu kamu, tidak drama,
tidak melebih-lebihkan masalah, tidak langsung menyalahkan diri sendiri.
Pondasi keempat, tentang Mind-Body Connection yaitu Hubungan Emosi dan Tubuh,
Tubuh mempengaruhi emosi, dan Emosi mempengaruhi tubuh.
Contohnya, stres membuat napas cepat, cemas membuat perut kencang,
marah membuat otot tegang.
Sedangkan ketika kita berhasil menenangkan tubuh akan bisa juga menenangkan emosi kita.
Sumber Berita : Diolah Dari Berbagai Sumber
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya





















