Langkah Praktis Membangun Boundaries Sehat
Sekarang mari masuk ke praktiknya.
Membangun personal boundaries bukan tentang membuat tembok tinggi,
melainkan membuat batas jelas yang menghargai kamu dan orang lain.
Mulaiah dengan Belajar Mengatakan “Tidak” dengan Elegan,
karena menolak bukan berarti tidak sopan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menolak adalah cara mengatakan “aku memilih yang terbaik untuk kapasitas hidupku.”
Kalimat penolakan elegan yang bisa kamu gunakan,
“Maaf, aku tidak bisa commit sekarang.”
“Aku ingin membantu, tapi kapasitasku sedang penuh.”
“Bisa kita kembali membahas ini minggu depan?”
Kamu tidak perlu berlebihan menjelaskan alasan.
Selanjutnya, Menentukan dan Mengelola Ekspektasi Sejak Awal,
Salah satu kebocoran energi terbesar terjadi karena ekspektasi yang tidak jelas.
Komunikasikan batasan-batasanmu,
Tentang jam kerja,
jam balas pesan,
jenis bantuan yang bisa kamu berikan,
kapasitas yang kamu miliki,
Karena kejelasan sebenarnya adalah bentuk kasih sayang untuk dirimu dan orang lain.
Laukan hal yang bisa menguatkan Self-Awareness secara konsisten sebagai Fondasi Boundaries,
Untuk membuat batas, kamu harus tahu batas itu berada di mana.
Tanyakan pada diri sendiri,
Apa hal yang paling menguras energiku?
Situasi apa yang membuatku tidak nyaman?
Siapa orang yang membuatku cepat lelah?
Aktivitas apa yang mengisi ulang tenagaku?
Boundaries yang kuat lahir dari pemahaman diri yang jujur.
Biasakan Mendengarkan Sinyal Tubuh & Emosi,
Tubuh selalu memberi sinyal saat batasmu mulai terlampaui,
seperti cepat marah, mudah lelah, sulit fokus, motivasi turun, ingin menghindari interaksi,
hati terasa penuh Itu bukan kelemahan. Itu alarm.
Saat alarm berbunyi, boundaries harus ditegakkan.
Yang Terakhir,
Pentingnya menyadari untuk mengurangi Akses Orang ke Energimu,
Tidak semua orang berhak masuk ke ruang batinmu.
Tidak semua hal berhak mencuri waktumu.
Ingatlah,
bahwa Kamu punya hak dan otorisasi untuk membatasi percakapan yang menguras mental,
mematikan notifikasi, memilih dan menolak undangan yang tidak relevan,
selalu berusaha untuk memilih circle yang sehat, pelan pelan mengurangi paparan drama dan konflik,
Boundaries bukan tentang membuat jarak, namun itu adalah perlindungan agar tetap positif.
Pada akhirnya, personal boundaries bukan tentang menolak orang.
Bukan juga tentang membatasi kesempatan.
Membangun batas adalah bentuk penghormatan pada dirimu sendiri.
Karena kamu berhak, merasa tenang, merasa fokus, merasa berenergi, merasa dihargai
sehingga punya ruang untuk tumbuh.
Sebelum kamu menjaga dunia, jagalah dirimu.
Sebelum kamu mengisi orang lain, isi dulu energimu.
Sebelum kamu berlari, pastikan kamu punya kaki yang kuat.
Personal boundaries adalah pondasi untuk semua itu.
Sumber Berita : Diolah Dari Berbagai Sumber





















