Mengapa Orang Tua Sering Kehilangan “Mendengar”?
Ada beberapa alasan mengapa orang tua sulit mendengarkan dunia anak,
Ego Orang Tua – keinginan agar anak menjadi bukti keberhasilan mereka.
Takut Gagal – rasa cemas kalau anak tidak sesuai standar masyarakat.
Pola Lama – didikan masa lalu yang diwariskan tanpa disaring.
Masalahnya, anak bukan “proyek” yang harus disempurnakan.
Anak adalah manusia yang butuh ruang untuk dikenali.
Parenting dengan Psikologi Positif, Mendengarkan Lebih Dalam,
Psikologi positif mengajarkan bahwa kekuatan setiap anak berbeda.
Tugas orang tua adalah menemukan, menghargai, dan membantu anak mengembangkan kekuatan itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bagaimana caranya?
Beri Ruang Anak Bicara
Ajak anak menceritakan apa yang ia rasakan dan pikirkan tanpa langsung dihakimi.
Tanyakan, Bukan Menentukan
Alih-alih bertanya “Kenapa kamu malas belajar?”,
cobalah “Pelajaran mana yang paling kamu suka? Kenapa?”
Selanjutnya, Hargai Perbedaan,
Kalau anak lebih suka musik daripada matematika, itu bukan berarti ia gagal.
Itu hanya jalannya yang berbeda.
Selalu Fokus pada Proses, Bukan Hasil,
Rayakan usaha, bukan hanya nilai atau prestasi.
Anak akan merasa lebih dihargai.
Belajarlah Menjadi Pendengar Aktif,
Hal ini sepertinya mudah, namun ego sebagai orang tua yang seringkali membuat ini menjadi sulit dilakukan,
Seperti halnya orang dewasa,
Terkadang anak tidak butuh solusi, hanya butuh telinga yang mau mendengar.
Sumber Berita : Diolah Dari Berbagai Sumber
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya





















