SMART, Membuka Pintu Kesuksesan Pengembangan Diri dan Karir

Senin, 1 April 2024 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi SMART dalam Menentukan Target,
Image by Waewkidja on Freepik

Ilustrasi SMART dalam Menentukan Target, Image by Waewkidja on Freepik

3. Achievable (Dapat Dicapai):

Tujuan Anda harus realistis dan dapat dicapai dengan usaha yang optimal. Hindari menetapkan tujuan yang terlalu tinggi atau mustahil.
Contohnya, “Saya ingin menjadi miliarder dalam setahun” bukanlah tujuan yang dapat dicapai. Sebaliknya, “Saya ingin menabung Rp 10 juta dalam setahun” adalah tujuan yang dapat dicapai.

4. Relevant (Relevan):

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tujuan Anda harus sesuai dengan nilai, minat, dan prioritas Anda. Pastikan tujuan Anda selaras dengan arah dan tujuan hidup Anda secara keseluruhan.
Contohnya, “Saya ingin menjadi dokter” bukanlah tujuan yang relevan jika Anda tidak memiliki minat di bidang medis. Sebaliknya, “Saya ingin menjadi pengusaha di bidang teknologi” adalah tujuan yang relevan jika Anda memiliki minat dan passion di bidang tersebut.

5. Time-Bound (Terikat Waktu):

Setiap tujuan harus memiliki batas waktu yang jelas. Hal ini akan mendorong Anda untuk fokus dan menyelesaikan tugas tepat waktu.
Contohnya, “Saya ingin belajar bahasa Inggris” bukanlah tujuan yang terikat waktu. Sebaliknya, “Saya ingin mencapai skor 7.0 dalam tes IELTS dalam 6 bulan” adalah tujuan yang terikat waktu.

Implementasi SMART dalam Praktik Sehari-hari

Fokus pada pengembangan diri:
Tetapkan tujuan SMART untuk meningkatkan keterampilan , pengetahuan , dan kebiasaan Anda.
Contohnya, “Saya ingin belajar bahasa Inggris hingga level B2 dalam 6 bulan.”

BACA JUGA  Jangan Biarkan Emosi Mengendalikan Keputusan Finansial

Sumber Berita : wikipedia

Berita Terkait

Inspirasi dari Rudi, penjual Kopi yang berhasil dengan Business Model Canvas (BMC) nya
Hormon Kebahagiaan, Yang Mengatur Mood, Motivasi, dan Ikatan Sosial Kamu
Mengenal Tubuh Manusia, Robot Biologis dengan Kecerdasan Super
Emotional Climate dalam Organisasi, Cara Emosi Kolektif Mempengaruhi Kinerja Tim
Kecerdasan Emosional dalam Organisasi
Emotional Intelligence vs Emotional Fitness, Mana yang Lebih Penting untuk Kariermu?
Mengapa Emotional Fitness Menjadi Keterampilan Paling Dicari di Dunia Kerja Modern
Emotional Fitness Kunci Kesuksesan di Dunia Kerja Modern

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 16:16 WIB

Inspirasi dari Rudi, penjual Kopi yang berhasil dengan Business Model Canvas (BMC) nya

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:15 WIB

Hormon Kebahagiaan, Yang Mengatur Mood, Motivasi, dan Ikatan Sosial Kamu

Senin, 5 Januari 2026 - 14:14 WIB

Mengenal Tubuh Manusia, Robot Biologis dengan Kecerdasan Super

Senin, 8 Desember 2025 - 18:18 WIB

Emotional Climate dalam Organisasi, Cara Emosi Kolektif Mempengaruhi Kinerja Tim

Kamis, 4 Desember 2025 - 09:09 WIB

Emotional Intelligence vs Emotional Fitness, Mana yang Lebih Penting untuk Kariermu?

Berita Terbaru

Tubuh Manusia adalah Robot Super Biologis

Pendidikan

Mengenal Tubuh Manusia, Robot Biologis dengan Kecerdasan Super

Senin, 5 Jan 2026 - 14:14 WIB