Apakah Bekerja Magang Jepang Menjanjikan?

Minggu, 17 Maret 2024 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerja di Jepang. Designed by Canva

Kerja di Jepang. Designed by Canva

BACA JUGA  Peran Orang Tua Mendukung Pengembangan Diri Anak melalui Pramuka

2. Penghasilan yang didapat cukup bagus.

Bila masuk ke Jepang dengan visa magang pun, sudah cukup jika pandai mengatur keuangan.

Dengan salari rata-rata 100,000 yen s/d 120,000 yen tidak hanya cukup untuk hidup sehari-hari, namun masih dapat menabung dari penghasilan tersebut.

BACA JUGA  Temukan Makna Hidupmu, Merangkai Harapan, Keinginan, dan Passion
Perkiraan biaya hidup normal di Jepang adalah 35,000 yen s/d 40,000 per bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perlu menjadi catatan nilai tersebut sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan pangan, sandang dan kebutuhan sehari-hari.

Asalkan tidak tergiur untuk beli hal-hal yang tidak perlu.

BACA JUGA  Memanfaatkan Hormon Dopamin untuk Pengembangan Diri dan Kesuksesan

3. Kesempatan untuk menyisihkan uang demi impian yang dibangun untuk masa depan jauh lebih besar.

Jika dibandingkan bekerja di Indonesia dengan posisi atau pekerjaan yang bergaji UMK, terasa lebih sulit untuk menyisihkan sebagian dari penghasilan.

Bila bekerja di Jepang, tidak terpengaruh untuk memiliki barang-barang yang branded atau kendaraan motor, karena banyak fasilitas umum yang bisa kita manfaatkan.

Selain itu kalaupun kita senang belanja akan menjadi barang tidak terpakai karena kecil kemungkinan untuk membawa pulang ke Indonesia.

BACA JUGA  3 Langkah Dasar Mengenali diri untuk Pengembangan Diri Kamu

Penulis : Sensei Marcel

Berita Terkait

Inspirasi dari Rudi, penjual Kopi yang berhasil dengan Business Model Canvas (BMC) nya
Hormon Kebahagiaan, Yang Mengatur Mood, Motivasi, dan Ikatan Sosial Kamu
Mengenal Tubuh Manusia, Robot Biologis dengan Kecerdasan Super
Berita Pers – FILKOM UB Berkolaborasi dengan PKBM PPI Taiwan dan UNIMIG Taiwan, Tingkatkan Literasi AI bagi PMI dengan Dukungan KDEI Taipei
Emotional Climate dalam Organisasi, Cara Emosi Kolektif Mempengaruhi Kinerja Tim
Kecerdasan Emosional dalam Organisasi
Emotional Intelligence vs Emotional Fitness, Mana yang Lebih Penting untuk Kariermu?
Mengapa Emotional Fitness Menjadi Keterampilan Paling Dicari di Dunia Kerja Modern

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 16:16 WIB

Inspirasi dari Rudi, penjual Kopi yang berhasil dengan Business Model Canvas (BMC) nya

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:15 WIB

Hormon Kebahagiaan, Yang Mengatur Mood, Motivasi, dan Ikatan Sosial Kamu

Senin, 5 Januari 2026 - 14:14 WIB

Mengenal Tubuh Manusia, Robot Biologis dengan Kecerdasan Super

Rabu, 10 Desember 2025 - 15:15 WIB

Berita Pers – FILKOM UB Berkolaborasi dengan PKBM PPI Taiwan dan UNIMIG Taiwan, Tingkatkan Literasi AI bagi PMI dengan Dukungan KDEI Taipei

Senin, 8 Desember 2025 - 18:18 WIB

Emotional Climate dalam Organisasi, Cara Emosi Kolektif Mempengaruhi Kinerja Tim

Berita Terbaru

Tubuh Manusia adalah Robot Super Biologis

Pendidikan

Mengenal Tubuh Manusia, Robot Biologis dengan Kecerdasan Super

Senin, 5 Jan 2026 - 14:14 WIB