Hormon Kebahagiaan, Yang Mengatur Mood, Motivasi, dan Ikatan Sosial Kamu

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hormon Kebahagiaan

Hormon Kebahagiaan

Dopamin Sebuah Rahasia Energi dan Motivasi

Bayangkan kamu baru saja menyelesaikan proyek yang rumit di kantor.
Rasa bangga dan senang itu bukan hanya karena pencapaian, tapi karena dopaminmu meningkat.
Dopamin adalah hormon yang memberi sensasi “aku bisa” dan “aku berhasil”.

Tips meningkatkan dopamin secara natural,
Tetapkan tujuan kecil setiap hari.
Selesaikan tugas sederhana, lalu rayakan.
Otak akan melepaskan dopamin sebagai hadiah.

Gerak fisik. Jalan cepat atau olahraga ringan bisa meningkatkan dopamin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Belajar hal baru.
Otak senang dengan tantangan baru, dopamin meningkat saat kamu menguasainya.

Contoh nyata, sebutlah Rina, seorang guru muda, merasa jenuh mengajar.
Setelah membuat sistem reward sederhana untuk dirinya sendiri misalnya setelah menyiapkan materi baru,
dia menikmati secangkir kopi favorit, yang membuat motivasi dan semangatnya meningkat drastis.

Serotonin, Hormon untuk Ketenangan dan Kepuasan

Serotonin adalah hormon yang memberi rasa puas dan stabilitas emosi.
Saat serotonin cukup, stres terasa lebih ringan dan kamu lebih mudah bersyukur.

Bagaimana Cara meningkatkan serotonin secara natural?
Paparan sinar matahari pagi.
Tubuh memproduksi serotonin lebih banyak saat terkena cahaya matahari.
Meditasi atau latihan pernapasan.
Otak belajar menenangkan diri dan memproduksi serotonin.
Berterima kasih setiap hari.
Tulis tiga hal yang kamu syukuri; ini bisa meningkatkan serotonin.

Contoh nyata,
Namanya Budi, seorang profesional muda di kota besar, sering stres menghadapi target kerja.
Setelah rutin berjalan pagi selama 15 menit dan menulis jurnal syukur, mood dan fokusnya jauh lebih stabil.

BACA JUGA  UTBK SNBT 2024, Optimisme dan Peluang

Sumber Berita : Diolah Dari Berbagai Sumber

Berita Terkait

Mengenal Tubuh Manusia, Robot Biologis dengan Kecerdasan Super
Berita Pers – FILKOM UB Berkolaborasi dengan PKBM PPI Taiwan dan UNIMIG Taiwan, Tingkatkan Literasi AI bagi PMI dengan Dukungan KDEI Taipei
Emotional Climate dalam Organisasi, Cara Emosi Kolektif Mempengaruhi Kinerja Tim
Kecerdasan Emosional dalam Organisasi
Emotional Intelligence vs Emotional Fitness, Mana yang Lebih Penting untuk Kariermu?
Mengapa Emotional Fitness Menjadi Keterampilan Paling Dicari di Dunia Kerja Modern
Emotional Fitness Kunci Kesuksesan di Dunia Kerja Modern
Regulasi Emosi vs Kecerdasan Emosional, Mana yang Lebih Menentukan Kesuksesan?

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:15 WIB

Hormon Kebahagiaan, Yang Mengatur Mood, Motivasi, dan Ikatan Sosial Kamu

Senin, 5 Januari 2026 - 14:14 WIB

Mengenal Tubuh Manusia, Robot Biologis dengan Kecerdasan Super

Rabu, 10 Desember 2025 - 15:15 WIB

Berita Pers – FILKOM UB Berkolaborasi dengan PKBM PPI Taiwan dan UNIMIG Taiwan, Tingkatkan Literasi AI bagi PMI dengan Dukungan KDEI Taipei

Senin, 8 Desember 2025 - 18:18 WIB

Emotional Climate dalam Organisasi, Cara Emosi Kolektif Mempengaruhi Kinerja Tim

Jumat, 5 Desember 2025 - 10:10 WIB

Kecerdasan Emosional dalam Organisasi

Berita Terbaru

Tubuh Manusia adalah Robot Super Biologis

Pendidikan

Mengenal Tubuh Manusia, Robot Biologis dengan Kecerdasan Super

Senin, 5 Jan 2026 - 14:14 WIB

Kecerdasan Emosi dalam Kepemimpinan Dan Organisasi

Pengembangan Diri

Kecerdasan Emosional dalam Organisasi

Jumat, 5 Des 2025 - 10:10 WIB