Pahlawan Kerajaan Atlantis

Atlantis. Kerajaan manusia ikan di dasar laut dalam. Atlantis sangat jauh dari peradaban manusia. Atlantis adalah kerajaan yang megah nan canggih. Sayangnya, penghuni kerajaan Atlantis atau para bangsawan sangat sombong dan menolak kedatangan manusia ikan dari daerah luar kerajaan, Tanah Ivan.
Jones, putra Kerajaan Atlantis, anak dari Raja Neptune. Jones berbeda dengan manusia ikan yang lainnya. Karena ia sangat kuat dan perkasa. Tetapi Jones sangat sombong. Hobi Jones adalah pergi keluar Kerajaan Atlantis, lalu Ia menghina manusia ikan yang lain. Tetapi, tidak ada satu orangpun yang berani menentang Jones.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sore hari, laut berwarna oranye. Jones menjalani hobi biasanya. Tetapi kali ini berbeda, ada satu orang yang berani menentangnya. Saat Jones asyik memukuli manusia ikan lainnya ada pemuda yang mendorongnya.
“Siapa kamu, berani-beraninya kau melawanku ikan kecil!” ucap Jones.
“Namaku Nico, coba saja kalau kau berani!” jawab Nico dengan tegas.
“Tch, ikan kecil sepertimu tidak berhak mengatakan itu pada bangsawan Atlantis. Memangnya apa yang bisa kamu lakukan!”
Perkelahian antara mereka berdua dimulai. Warga desa yang ketakutan karena sosok Jones bersembunyi di rumah mereka.
“Apa yang orang itu lakukan? Sudah pasti Ia kalah” ucap salah satu dari mereka.
“Jleb!” pukulan Jones yang meleset terkena tanah. Saat Jones memukul dengan segera Nico menghindar, Nico menendang Jones sehingga dia terdorong ke belakang.
“Hah apa, bagaimana bisa pemuda itu menyerang balik Jones!” hampir semua warga desa mengatakan hal yang sama serentak.
“Hmm, anehnya kenapa ada suara mesin saat Ia menendang Jones?” kata ketua desa.
“Hehe, ini semua karena aku memiliki otak yang cerdas” ucap Nico. Pada saat Nico asyik berbincang dengan warga setempat, tiba-tiba ada tebasan angin yang terbang ke arah Nico.
“Apa itu?” Nico terheran-heran.
“Hahaha, waktu bermain sudah habis ikan kecil kamu akan menjadi Sushi jika terkena tebasan sirip ku ini” ucap Jones.
“Ya kah?” ucap Nico. Tak lama keluar bola-bola dari tanah yang terbang ke atas, bola-bola itu lalu menukik menyerang Jones. Dengan cepat Jones menghindar, namun kecepatan Ia menghindar kalah cepat dengan bola-bola itu. Bola-bola itu lalu meledak dan membuat Jones terikat dan pingsan.
“Kabumm, maaf Jones sepertinya kamu yang harus memikirkan waktu bermainmu” kata Nico. Jones yang tidak sadarkan diri, diseret Nico menuju ke sebuah tempat.
“Apa yang terjadi?” seluruh warga heran dengan kejadian yang unik dan menegangkan ini.
Penulis : R. Lingga Jagatnata Yogaswara
Editor : Inspirator
Sumber Berita : Dari berbagai sumber
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya





















